Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parlementeria

Komisi IV DPRD Sulteng Dorong Pemerataan Akses Pendidikan di Parigi Moutong

5
×

Komisi IV DPRD Sulteng Dorong Pemerataan Akses Pendidikan di Parigi Moutong

Share this article
Anggota DPRD Sulteng, Zalzulmida, melakukan Koordinasi Komunikasi dalam Daerah di Kabupaten Parigi Foto: Istimewa
Example 468x60

Parigi, Japrinews.id — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Zalzulmida A. Djanggola, melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Komunikasi Dalam Daerah (Korkom-DD) dengan menyasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten . Kegiatan berlangsung di Kantor Dikbud Jalan Kampal, Parigi.

Politisi tersebut didampingi Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sulteng, Asmir J. Hanggi, SH, CN, bersama sejumlah staf. Rombongan diterima Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, M.Pd, didampingi para kepala bidang, antara lain Kabid SD Ibrahim, Kabid PAUD Dahniar, S.Pd, Ninong Pandake, serta pejabat lainnya.

Example 300x600

Dalam pertemuan itu terungkap fakta memprihatinkan bahwa cukup banyak anak sekolah, khususnya di wilayah , mengalami putus sekolah. Penyebabnya bukan hanya faktor ekonomi, tetapi juga jarak antara tempat tinggal dan sekolah yang cukup jauh.

Kondisi geografis serta keterbatasan akses transportasi membuat sebagian siswa kesulitan menjangkau sekolah setiap hari. Persoalan ini menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Sulteng, termasuk berbagai kendala lain seperti akses memperoleh beasiswa dalam program Berani Cerdas.

Zalzulmida menegaskan bahwa persoalan tersebut membutuhkan solusi konkret. Ia mendorong penambahan unit sekolah baru di wilayah terpencil, penyediaan asrama siswa, serta dukungan transportasi sekolah dengan melibatkan berbagai pihak dan pemangku kepentingan.

Selain persoalan jarak, program beasiswa dalam Program Gubernur Sulteng “Berani Cerdas” kembali dibahas sebagai instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah. Sinkronisasi data siswa berisiko putus sekolah dinilai menjadi langkah strategis agar intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Pertemuan tersebut juga menyinggung pentingnya upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Zalzulmida menilai ancaman narkoba terhadap generasi muda harus diantisipasi sejak dini melalui edukasi dan penguatan karakter.

Ia mendorong kolaborasi antara Dinas Pendidikan, aparat penegak hukum, serta orang tua dalam membangun kesadaran bahaya narkoba di kalangan pelajar.

“Jangan sampai anak-anak yang sudah berjuang menempuh pendidikan justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Pendidikan dan pembinaan karakter harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Kegiatan Korkom-DD ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Sulteng dalam mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar menjawab persoalan riil di lapangan, mulai dari akses sekolah di daerah terpencil hingga perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *