Example floating
Example floating
Nasional

Indonesia Kecam Keras Pembunuhan Dr. Marwan Al Sultan, Direktur RS Indonesia di Gaza Oleh Israel

24
×

Indonesia Kecam Keras Pembunuhan Dr. Marwan Al Sultan, Direktur RS Indonesia di Gaza Oleh Israel

Share this article
Foto: RS Indonesia di Gaza Utara dikosongkan (Dok Mer-C)
Example 468x60

Japrinews.id — Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengecam keras pembunuhan terhadap dr. Marwan Al Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, bersama istri dan anak-anaknya dalam serangan udara Israel yang terjadi pada Rabu, 02/07/2025.

Dr. Marwan Al Sultan, seorang konsultan kardiologi intervensional, gugur saat berada di tempat tinggal sementaranya di wilayah utara Gaza. Serangan ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan.

“Pembunuhan dr. Marwan Al Sultan dan keluarganya merupakan tindakan ketidakadilan berat yang tidak dapat dibenarkan dan harus dipertanggungjawabkan. Ini adalah hari berkabung bagi seluruh umat manusia. MER-C Indonesia menolak untuk tinggal diam,” demikian pernyataan resmi MER-C.

Sejak dimulainya agresi militer Israel ke Jalur Gaza pada Oktober 2023, dr. Al Sultan memimpin RS Indonesia di tengah krisis kemanusiaan yang parah. Dengan sumber daya yang sangat terbatas dan di bawah ancaman serangan udara terus-menerus, beliau tetap setia memberikan layanan medis kepada rakyat Palestina.

Selama Januari hingga Maret 2025, dr. Al Sultan bersama tim MER-C berhasil menghidupkan kembali layanan darurat dan memulihkan operasional Rumah Sakit Indonesia secara penuh. Di bawah kepemimpinannya, rumah sakit tersebut menjadi pusat vital layanan kesehatan, yang justru dijadikan sasaran serangan oleh militer Israel dengan dalih yang tidak pernah terbukti.

“Dr. Al Sultan adalah sosok yang terbuka, kooperatif, dan bersahaja. Ia menjalin kolaborasi dengan tim-tim kemanusiaan dari berbagai negara, seperti Inggris, Belanda, dan Maroko. Kepemimpinannya yang tegas dan kepeduliannya yang tulus menjadikan RS Indonesia simbol ketangguhan dan harapan bagi rakyat Gaza,” lanjut MER-C.

Selain sebagai tenaga medis, dr. Al Sultan juga menjadi sumber utama informasi kondisi di lapangan kepada dunia internasional. Ia secara konsisten menyerukan perlindungan terhadap fasilitas medis dan keselamatan para petugas kemanusiaan.

MER-C Indonesia mengutuk keras tindakan brutal ini dan menyerukan kepada masyarakat internasional, PBB, dan lembaga-lembaga hak asasi manusia untuk mengambil langkah nyata dalam menghentikan kejahatan kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza. MER-C juga mendesak adanya penyelidikan internasional dan pertanggungjawaban hukum atas pembunuhan terhadap tenaga medis dan warga sipil yang tidak berdosa.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *