Palu, Japrinews.id – Ikatan Keluarga Alumni MAN 2 (IKAMAN 2) Kota Palu menggelar Talkshow Nasional Anti Bullying rangkaian Milad ke-51 dan Reuni Akbar MAN 2 Kota Palu pada Rabu (30/9/2026), bertempat di Auditorium sekolah setempat.
Kegiatan yang mengangkat tema “Peaceful without Bullying: Berani Peduli, Wujudkan Sekolah Nyaman Berprestasi” ini menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, serta terbebas dari kekerasan dan perundungan.
Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muh. Syamsu Nursi, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako dan Universitas Gunadarma Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Khairil serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini diikuti oleh 350an siswa perwakilan dari berbagai SMA/MA sederajat se-Kota Palu dan mendapat dukungan langsung dari Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar.
Talkshow secara simbolis dibuka oleh Wali Kota Palu, diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi.
Turut hadir Ketua IKAMAN 2 Palu, Muh. Bagit Pagessa, serta Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. Taufik.
Ketua IKAMAN 2 Palu, Muh. Bagit Pagessa, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan bullying yang masih menjadi perhatian bersama di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, upaya pencegahan bullying tidak cukup hanya dilakukan oleh pihak sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama para pelajar sebagai generasi yang berinteraksi langsung dalam lingkungan pendidikan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak kita untuk berani peduli. Ketika melihat bullying, jangan diam, jangan ikut menjadi pelaku, tetapi harus berani mencegah dan memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban,” ujar Bagit.
Ia menuturkan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, bertumbuh, mengembangkan potensi, serta meraih prestasi tanpa adanya rasa takut akibat tindakan kekerasan maupun perundungan.
Bagit berharap pesan yang disampaikan dalam talkshow tersebut dapat diteruskan oleh para peserta kepada teman-teman mereka di sekolah masing-masing.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti hanya pada talkshow hari ini. Anak-anak yang hadir bisa menjadi agen perubahan di sekolahnya masing-masing untuk menciptakan suasana yang damai, saling menghargai, dan bebas dari bullying,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi Kurikulum Cinta Madrasah serta Madrasah Ramah Anak dan Anti Kekerasan/Bullying yang dipandu langsung oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muh. Syamsu Nursi.
Deklarasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun lingkungan madrasah yang mengedepankan nilai kasih sayang, kepedulian, penghormatan terhadap sesama, serta perlindungan terhadap peserta didik dari segala bentuk kekerasan dan bullying.
Melalui kegiatan ini, IKAMAN 2 Palu mendorong lahirnya gerakan bersama di kalangan pelajar untuk mewujudkan sekolah dan madrasah yang damai, nyaman, ramah anak, serta mampu melahirkan generasi yang berprestasi.***


















