Example floating
Example floating
Olahraga

PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

8
×

PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

Share this article
Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan keberhasilannya menjuarai Liga Champions setelah mengalahakan laga final melawan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Minggu dini hari 31/05/2026.Foto: X/@PSG_inside
Example 468x60

Japrinews.id – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions UEFA setelah menaklukkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu 30/05/2026 malam WIB.

Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan babak tambahan 2×15 menit, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Hasil tersebut mengantarkan PSG meraih gelar Liga Champions secara beruntun (back to back), sekaligus mengulangi kesuksesan musim lalu saat mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di partai final.

Arsenal sebenarnya tampil menjanjikan pada awal pertandingan. The Gunners membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit melalui gol Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu berhasil memanfaatkan ruang di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal diantisipasi kiper PSG.

Keunggulan Arsenal bertahan hingga turun minum. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64 setelah mendapatkan hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih usai Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Christian Mosquera di area terlarang.

Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain tim nasional Prancis itu sukses mengecoh kiper Arsenal, David Raya, dan mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan. Namun hingga 90 menit waktu normal berakhir, skor tetap tidak berubah. Situasi serupa terjadi pada babak tambahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti, PSG tampil lebih tenang. Meski Nuno Mendes gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya ditepis David Raya, PSG tetap unggul karena dua penendang Arsenal gagal mencetak gol.

Eberechi Eze melepaskan tendangan yang melebar dari sasaran, sementara Gabriel gagal mengarahkan bola ke gawang setelah sepakannya melambung tinggi. PSG akhirnya memastikan kemenangan 4-3 dan kembali mengangkat trofi Liga Champions.

Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah gagal meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Padahal, musim ini The Gunners sukses mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Inggris.

Sementara itu, keberhasilan membawa PSG menjadi juara kembali menambah catatan prestasi pelatih Luis Enrique. Juru taktik asal Spanyol tersebut sebelumnya juga mengantarkan Barcelona menjuarai Liga Champions musim 2014/2015.

Dengan tambahan gelar bersama PSG, Luis Enrique kini masuk dalam jajaran pelatih tersukses di kompetisi elite Eropa. Ia menjadi salah satu pelatih yang berhasil meraih tiga atau lebih trofi Piala/Liga Champions Eropa, sejajar dengan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *