Banten, JapriNews.id — DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan koordinasi ke DPRD Provinsi Banten untuk mempelajari penerapan sistem digitalisasi administrasi dan pengelolaan anggaran dalam mendukung efektivitas kerja lembaga legislatif, Rabu, 06/05/2026.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Yus Mangun, didampingi Sekretaris Komisi II Ronald Gulla. Hadir pula Sekretaris DPRD Sulteng Moh. Sadly Lesnusa bersama jajaran sekretariat DPRD.
Rombongan DPRD Sulteng diterima Kepala Bagian Perundang-undangan, Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan DPRD Banten, Sunandar, serta Kepala Bagian Umum DPRD Banten, Ibud Sihabudin.
Dalam pertemuan itu, DPRD Sulteng mempelajari sejumlah sistem tata kelola administrasi modern yang diterapkan DPRD Banten, mulai dari digitalisasi pelayanan, sistem pengawasan, hingga strategi penyebaran informasi kelembagaan kepada masyarakat.
Sekretaris Komisi II DPRD Sulteng, Ronald Gulla, mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung efisiensi kerja pemerintahan dan pelayanan publik.
“Digitalisasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas kerja sekretariat maupun alat kelengkapan dewan. Karena itu, kami ingin mempelajari pola yang telah diterapkan DPRD Banten,” kata Ronald.
Menurut dia, DPRD Banten dinilai berhasil mengembangkan pelayanan administrasi berbasis digital sekaligus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui pengelolaan media dan komunikasi masyarakat.
Sementara itu, Sunandar menjelaskan seluruh program dan kebutuhan kegiatan DPRD Banten telah dirancang sejak awal melalui pembahasan KUA-PPAS sehingga pelaksanaan kegiatan lebih terukur dan efektif.
“Perencanaan kebutuhan dilakukan sejak awal agar pelaksanaan kegiatan berjalan lebih terarah,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ibud Sihabudin memaparkan sejumlah inovasi pelayanan publik yang dijalankan DPRD Banten, di antaranya program “DPRD Sapa Warga”, “Parlemen School”, serta penguatan publikasi kelembagaan melalui media nasional dan platform digital.
Ia menyebut keberhasilan penyebaran informasi publik juga diukur dari tingkat jangkauan publikasi serta keterlibatan masyarakat di media digital.
Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Yus Mangun, berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi referensi bagi DPRD Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kinerja kelembagaan.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami berharap seluruh aspirasi masyarakat tetap dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Yus Mangun.


















