Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parlementeria

Aristan Serap Aspirasi Warga Huntap Tondo, Soroti Air Bersih dan Kepastian Sertifikat

12
×

Aristan Serap Aspirasi Warga Huntap Tondo, Soroti Air Bersih dan Kepastian Sertifikat

Share this article
Anggota DPRD Sulteng, Menggelar Kundapil di huntap Tondo Kota Palu. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Anggota Dewan Perwakilan Dakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (Sulteng), Aristan, melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) di Kelurahan Tondo, tepatnya di Hunian Tetap (Huntap) Buddha Tzu Chi dan Huntap ASEAN, pada masa persidangan kedua tahun kedua, Sabtu 11/04/2026.

Dalam kunjungan tersebut, Aristan berdialog langsung dengan warga Huntap Tondo guna menyerap aspirasi serta mendengar berbagai persoalan yang hingga kini belum terselesaikan. Warga menyampaikan sejumlah keluhan mendasar yang masih mereka hadapi.

Example 300x600

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, Aristan mengungkapkan bahwa permasalahan utama yang dikeluhkan warga adalah keterbatasan pasokan air bersih yang belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Air bersih masih menjadi persoalan utama karena pasokannya belum mencukupi kebutuhan warga,” ungkap Aristan.

Selain itu, warga juga mengeluhkan belum adanya kepastian terkait sertifikat tanah dan rumah yang mereka tempati, meskipun kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terus dilakukan setiap tahun. Mereka berharap adanya jaminan legalitas sebagai kepastian hukum atas tempat tinggal mereka.

Mayoritas warga Huntap Tondo merupakan penyintas bencana likuefaksi 2018 di wilayah Balaroa. Hingga saat ini, mereka masih menantikan kejelasan status lahan bekas likuefaksi serta hak atas kepemilikan lahan sebelumnya.

Warga berharap pemerintah tidak mengabaikan hak mereka atas lahan yang dimiliki sebelum bencana terjadi. Selain itu, kekhawatiran juga muncul terkait aktivitas pertambangan emas di Poboya yang kini semakin mendekati wilayah Vatutela, yang lokasinya tidak jauh dari Huntap Tondo.

Aktivitas tambang tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serta mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan permukiman.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Aristan menegaskan bahwa DPRD Sulawesi Tengah akan segera menindaklanjuti dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama pihak-pihak terkait guna mencari solusi konkret.

“DPRD akan mengundang seluruh pihak terkait agar persoalan ini bisa segera ditangani secara serius dan menemukan solusi yang nyata,” tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan warga Huntap Tondo agar tidak berlarut-larut dan segera mendapat perhatian dari pemerintah.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *