Palu, Japrinews.id – Wakil Ketua (MPR RI), Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Kec. Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu, 11/04/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri antusias oleh warga yang mendengarkan dan berdiskusi bersama Akbar Supratman, terkait pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam pemaparannya, Akbar Supratman menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menjelaskan, Pancasila berperan sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Empat pilar ini harus menjadi basis moral dan etika dalam kehidupan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Akbar Supratman juga menyoroti dinamika kehidupan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia menilai, teknologi membawa banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan, namun juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak.
Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga ekosistem digital yang sehat dan positif.
“Ketika mendapat informasi yang mengaduk emosi, mengacak logika, dan cenderung sensasional, diharapkan agar tidak langsung percaya, tetapi disaring dan diverifikasi kebenarannya,” tandasnya.
Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga ruang digital tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi menjadi tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin kuat, sekaligus mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijak dan bertanggung jawab.



















