Palu, JapriNews.id – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah di Auditorium Lantai III Gedung BPK Perwakilan Sulteng, Rabu 28/01/2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ambo Dalle menegaskan bahwa penyerahan LHP memiliki arti strategis bagi penguatan tata kelola ekonomi dan ekologi daerah. Menurutnya, laporan BPK bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi untuk mendorong perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Laporan hasil pemeriksaan ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan instrumen evaluasi dan bahan perbaikan kebijakan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, terdapat dua laporan penting yang diserahkan BPK, yakni terkait sektor pertambangan dan Bank Sulteng sebagai bank pembangunan daerah.
Ambo Dalle menyebut sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penopang utama struktur ekonomi Sulawesi Tengah. Namun, ia mengingatkan bahwa sektor tersebut ibarat pedang bermata dua.
“Di satu sisi memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, tetapi di sisi lain berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan sosial apabila tidak dikelola dengan tata kelola yang baik, bersih, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan peran daerah, DPRD Sulteng terus mendorong advokasi melalui Forum DPRD Penghasil Nikel yang beranggotakan lima provinsi. Pada periode pertama, Sulawesi Tengah dipercaya sebagai ketua forum tersebut.
Menurutnya, persoalan utama pertambangan saat ini terletak pada ketidakseimbangan antara dampak ekologis dan manfaat ekonomi yang diterima daerah, terutama di tengah keterbatasan kewenangan pengawasan pemerintah provinsi. Karena itu, DPRD berkomitmen mengawal tata kelola pertambangan agar akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Terkait LHP atas Bank Sulteng, DPRD memandang rekomendasi BPK sebagai pijakan penting untuk mendorong penguatan kinerja bank daerah agar semakin sehat, profesional, dan efektif dalam menjalankan fungsi intermediasi.
DPRD berharap Bank Sulteng dapat memperkuat perannya dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas akses permodalan, serta menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.
Menutup sambutannya, Ambo Dalle menyampaikan apresiasi kepada BPK Perwakilan Sulteng atas pelaksanaan pemeriksaan yang dinilai profesional, independen, dan objektif. Ia menegaskan DPRD akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK melalui fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Semoga upaya bersama ini membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan menjadi langkah nyata menuju Sulawesi Tengah yang inklusif, sejahtera, dan mandiri,” pungkasnya.


