20.5 C
Indonesia
Saturday, January 17, 2026
spot_img

Sumardji Mundur dari Manajer Timnas Indonesia Usai Gagal di SEA Games 2025

Jakarta, Japrinews.id – Perubahan besar terjadi di tubuh PSSI. Sumardji secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer seluruh level Tim Nasional Indonesia, baik tim senior maupun kelompok umur. Keputusan tersebut diambil setelah berakhirnya SEA Games 2025 di Thailand, yang berujung pada kegagalan Timnas U-22 mempertahankan prestasi.

Pengumuman pengunduran diri disampaikan Sumardji dalam konferensi pers di Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa 16/12/2025.

Ia menyatakan seluruh tugas dan tanggung jawab yang selama ini diembannya sebagai manajer timnas dikembalikan kepada Ketua Umum PSSI.

“Saya menyerahkan seluruh tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik senior maupun kelompok umur, termasuk tim SEA Games, kepada Ketua Umum PSSI,” ujar Sumardji, dikutip dari Antara News Pada Rabu, 17/12/2025.

Sumardji berharap PSSI segera menunjuk sosok yang tepat untuk mengisi posisi manajer tim nasional ke depan. Menurutnya, jabatan tersebut membutuhkan figur yang memiliki keikhlasan, dedikasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

Sebagai juara bertahan, kegagalan Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025 menjadi sorotan utama. Garuda Muda tersingkir di fase grup dan gagal melaju ke semifinal, sebuah hasil yang mencatatkan kegagalan pertama sejak SEA Games 2009.

Sumardji tak menampik kekecewaan publik sepak bola nasional atas hasil tersebut, terlebih Indonesia gagal mempertahankan medali emas yang sebelumnya diraih di Kamboja.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat karena kita tidak berhasil di SEA Games dan gagal melaju ke semifinal,” ucapnya.

Terkait alasan pengunduran diri, Sumardji menegaskan keputusan itu diambil setelah pertimbangan matang. Ia mengakui beban tugas manajer tim nasional sangat besar, terutama dalam memastikan pencapaian prestasi jangka panjang.

“Menjadi manajer timnas itu tanggung jawabnya sangat besar. Kita harus memikirkan prestasi dari hal-hal kecil hingga perencanaan jauh ke depan, bukan hanya urusan teknis,” jelasnya.

Pengunduran diri ini juga terjadi di tengah sorotan terhadap kegagalan Timnas Senior Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Garuda harus tersingkir di Ronde Keempat Grup B tanpa meraih poin, usai kalah dari Arab Saudi dan Irak pada Oktober 2025.

Hasil buruk tersebut berujung pada pemutusan kontrak pelatih Patrick Kluivert dan staf, serta memicu gelombang protes dari suporter.

Meski melepas peran sebagai manajer timnas, Sumardji menegaskan dirinya tetap akan berkontribusi untuk sepak bola nasional dengan fokus menjalankan tugas sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles