21.5 C
Indonesia
Tuesday, January 20, 2026
spot_img

Dukung Job Fair Sulteng 2025, Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Dorong Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

Palu, Japrinews.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi membuka Job Fair Sulteng 2025, sebuah ajang bursa kerja yang mempertemukan dunia usaha dengan para pencari kerja, khususnya generasi muda Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, di Auditorium Universitas Tadulako, Senin 04/08/2025.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Moh. Hidayat Pakamundi, pimpinan OPD terkait, serta ratusan pencari kerja dari berbagai daerah di Sulteng.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Job Fair merupakan bagian dari misi besar “Sulteng Berani Cerdas” yang bertujuan mengurangi angka pengangguran di daerah. Melalui kegiatan ini, para lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi diharapkan dapat memperoleh akses lebih luas terhadap kesempatan kerja, baik di sektor formal maupun informal.

“Setiap tahun, lebih dari 23 ribu lulusan SMA/SMK dan puluhan ribu sarjana lahir di Sulawesi Tengah. Pemerintah harus hadir menjembatani mereka dengan dunia kerja. Maka Job Fair ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi menjadi jembatan harapan bagi putra-putri daerah untuk mendapat pekerjaan dan hidup lebih sejahtera,” tegas Gubernur.

Ia juga mendorong perusahaan yang berinvestasi di Sulawesi Tengah untuk memberikan afirmasi kepada pencari kerja ber-KTP daerah setempat. Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya pelatihan keterampilan, seperti penguasaan bahasa asing (terutama bahasa Mandarin) dan bidang kejuruan. Pemerintah Provinsi disebut siap menyiapkan fasilitas dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang terintegrasi demi meningkatkan daya saing tenaga kerja.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Hidayat Pakamundi, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Job Fair Sulteng 2025. Menurutnya, kegiatan ini adalah langkah konkret dalam membangun koneksi langsung antara tenaga kerja lokal dengan peluang kerja yang tersedia di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami mendukung penuh inisiatif pemerintah melalui Job Fair ini sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komisi IV memandang bahwa sinergi antara dunia usaha, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat, terutama dalam penyiapan SDM yang unggul dan kompetitif,” ujar Hidayat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan data dan pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta kesinambungan program pelatihan keterampilan. Menurutnya, Job Fair tidak boleh berhenti sebatas agenda tahunan, melainkan harus menjadi bagian dari sistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan di Sulteng tidak hanya membuka lowongan, tetapi juga berkomitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal, serta memberikan ruang pembinaan bagi pencari kerja pemula, termasuk penyandang disabilitas,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan Job Fair Sulteng 2025 ini, Pemerintah Provinsi optimis kegiatan tersebut mampu menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan kerja di tengah pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.***

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles