23.2 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026
spot_img

Gerindra Sulteng Soal Bendera One Piece: Bukan Ancaman, Tapi Teriakan Harapan Anak Muda

Palu, Japrinews.id – Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Abdul Karim Al Jufri, angkat suara soal fenomena pengibaran bendera bajak laut One Piece yang ramai dilakukan anak-anak muda menjelang Hari Kemerdekaan.

Menurutnya, hal itu bukan bentuk pembangkangan, melainkan ekspresi kebebasan berpendapat yang harus dimaknai lebih dalam.

“Emang benar sih, negeri ini banyak kurangnya. Tapi bukan berarti kita nyerah. Justru itu alasan kenapa kita harus terus gas, demi Merah Putih yang masih layak kita perjuangin,” tulisnya dalam akun Facebook resminya @AbdulKarimAljufri, Senin, 04/08/2025.

Abdul Karim menegaskan, ekspresi simbolik seperti bendera One Piece bukan soal mengganti nasionalisme, tapi cermin keresahan generasi muda yang mulai mempertanyakan realita janji kemerdekaan.

“Kita juga tahu, elit kadang-kadang sibuk korupsi daripada mikirin rakyat. Tapi bukan berarti kita ikut males. Kita masih punya harapan kok. Dan harapan itu harus hidup dalam diri kita. Harus menyala,” tegasnya.

Ia mengajak agar Agustus tidak hanya diisi lomba dan seremoni, tapi juga menjadi momentum refleksi kritis. Anak muda, katanya, berhak bersuara dan bertanya keras: “Janji kemerdekaan itu udah ditepatin belum?”

“MERAH PUTIH harus tetap berkibar. Biar semua pemimpin ingat: tujuan bangsa ini bukan buat elit, tapi buat semua,” pungkasnya.

Pernyataan Abdul Karim mendapat respons beragam, namun banyak yang mengapresiasi sikap terbukanya dalam membaca fenomena sosial kekinian. Gerindra, melalui pernyataan ini, tampak mencoba merangkul semangat dan keresahan generasi muda tanpa kehilangan pijakan nasionalisme.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles