Palu, Japrinews.id — Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, (Sulteng) terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik dengan mendorong Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir (Prodi IAT) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) meraih akreditasi unggul melalui asesmen lapangan yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, M.Hum. menyatakan bahwa Prodi IAT memiliki kekhasan dalam penguatan wawasan keagamaan dan keislaman mahasiswa, serta merupakan bagian dari pengembangan Prodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI).
“Prodi IAT adalah salah satu prodi berciri khas keagamaan dan keislaman yang sangat penting untuk terus dikembangkan, khususnya dari sisi mutu akademik. Kami sangat mengharapkan dukungan dari para asesor BAN-PT dalam proses ini,” ujar Rektor Lukman Thahir saat mendampingi visitasi, Selasa, 09/07/2025.
Asesmen lapangan terhadap Prodi IAT berlangsung pada 7–9 Juli 2025. BAN-PT menugaskan dua asesor, yakni Sitti Aisyah Kara dari UIN Alauddin Makassar dan Ahmad Subakir dari IAIN Kediri, untuk melakukan verifikasi langsung terhadap dokumen dan kondisi faktual di lapangan.
“Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti pengelola prodi, melainkan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen borang yang diunggah dengan fakta di lapangan,” ujar Asesor I, Sitti Aisyah Kara.
Hingga saat ini, UIN Datokarama telah memiliki lima program studi dengan akreditasi unggul, yaitu Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pendidikan Agama Islam jenjang S2, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
“Kami masih membutuhkan dua prodi lagi untuk meraih akreditasi unggul agar dapat memenuhi syarat minimal tujuh prodi unggul sebagai syarat Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). Harapannya, Prodi AFI dan Prodi IAT dapat menambah capaian tersebut,” jelas Rektor.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa capaian akreditasi unggul sangat berpengaruh terhadap peluang memperoleh bantuan pendidikan, termasuk beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang sangat membantu mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Kami ingin semakin banyak generasi muda yang bisa mengakses pendidikan tinggi berkualitas di UIN Datokarama,” pungkasnya.


















