Example floating
Example floating
Parlementeria

Bank Sulteng Minta Maaf atas Gangguan Layanan Digital, Siapkan Layanan Kas Keliling

11
×

Bank Sulteng Minta Maaf atas Gangguan Layanan Digital, Siapkan Layanan Kas Keliling

Share this article
PT Bank Sulteng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Sulawesi Tengah di Ruang Baruga DPRD Sulteng. Foto: Ramadan
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – PT Bank Sulteng menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas gangguan layanan perbankan digital yang terjadi selama proses pemeliharaan sistem. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan transaksi sekaligus mengantisipasi potensi ancaman serangan siber.

Permohonan maaf itu disampaikan Direktur Kepatuhan PT Bank Sulteng, Judy Koagow, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Sulawesi Tengah di Ruang Baruga DPRD Sulteng, Selasa (27/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, manajemen Bank Sulteng menjelaskan bahwa gangguan terutama berdampak pada transaksi digital melalui aplikasi, khususnya transaksi keluar. Sementara itu, pelayanan transaksi secara manual di kantor cabang tetap berjalan normal.

Judy mengakui proses pemeliharaan sistem yang bertujuan memperkuat perlindungan layanan perbankan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi nasabah. Karena itu, pihaknya berupaya menyiapkan sejumlah langkah alternatif agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap dapat terlayani.

“Karena transaksi keluar tidak bisa, seluruh biaya RTGS dan biaya transfer antarbank itu menjadi tanggungan Bank Sulteng,” ujar Judy.

Sebagai bentuk kompensasi, Bank Sulteng menanggung biaya transfer melalui Real Time Gross Settlement (RTGS) dan biaya transfer antarbank tertentu. Selain itu, bank membuka pelayanan di kantor cabang pada Sabtu dan Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 Wita.

Terkait layanan ATM, Judy menyebutkan bahwa perbaikan sistem telah selesai dilakukan. Saat ini, sistem tersebut sedang diajukan kepada Bank Indonesia untuk menjalani proses pemeriksaan sebelum dapat kembali digunakan oleh nasabah.

Bank Sulteng diketahui memiliki 120 unit ATM yang tersebar di sejumlah lokasi. Meski demikian, keberadaan mesin ATM tersebut belum sepenuhnya menjangkau masyarakat, terutama nasabah yang tinggal jauh dari kantor cabang maupun fasilitas ATM.

Menindaklanjuti masukan Komisi II DPRD Sulteng, manajemen Bank Sulteng juga akan mengevaluasi kemungkinan penyediaan layanan kas keliling. Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memudahkan nasabah yang mengalami keterbatasan akses terhadap fasilitas perbankan.

Selain persoalan teknis, Judy mengakui bahwa penyampaian informasi kepada masyarakat terkait gangguan layanan belum berjalan maksimal. Informasi memang telah disampaikan secara internal, tetapi sosialisasi melalui kantor cabang kepada nasabah dinilai masih perlu ditingkatkan.

Ke depan, Bank Sulteng berkomitmen memperbaiki pola komunikasi kepada publik, khususnya ketika melakukan pemeliharaan sistem yang berpotensi memengaruhi layanan transaksi. Pemberitahuan lebih awal dinilai penting agar nasabah dapat memahami kondisi layanan dan menyiapkan alternatif transaksi.

Manajemen berharap berbagai langkah perbaikan tersebut dapat meminimalkan dampak gangguan, meningkatkan kenyamanan nasabah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan daerah.

Bank Sulteng menegaskan bahwa peningkatan keamanan sistem tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran dan keandalan transaksi perbankan di tengah meningkatnya risiko ancaman siber.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *