Donggala, Japrinews.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Henri Kusuma Muhidin, kembali melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Rabu 08/04/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Persidangan II Tahun Ke-II Tahun Anggaran 2026, yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memantau perkembangan program yang telah diusulkan pada kunjungan sebelumnya.
Bertempat di Kantor Desa Labuan, kegiatan tersebut dihadiri Camat, Sekretaris Camat, Kepala Desa, para Ketua RT/RW, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat yang mengikuti jalannya pertemuan dengan antusias.
Dalam dialog bersama warga, Henri Kusuma Muhidin memaparkan sejumlah capaian dari aspirasi masyarakat yang telah dihimpun sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa sebagian program sudah memasuki tahap pelaksanaan, sementara lainnya masih dalam proses tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
“Beberapa usulan masyarakat sudah mulai direalisasikan, dan ada juga yang masih dalam proses. Kami terus mengawal agar semuanya bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujar Henri.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal jalannya program, khususnya dalam memastikan transparansi data penerima bantuan.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak. Pengawasan dari masyarakat itu penting agar tidak terjadi kesalahan sasaran,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi dialog terbuka, di mana masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun usulan secara langsung.
Henri menegaskan bahwa Kundapil menjadi sarana penting untuk menjaga komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terbuka.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Ini menjadi dasar bagi kami dalam memperjuangkan program pembangunan yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Melalui Kundapil ini, DPRD Sulawesi Tengah terus mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka dan responsif, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Donggala.



















